Saturday, 6 June 2015

Feng Shui dalam Desain Ruko

Bagi sebagian orang, Feng Shui adalah hal penting yang mempengaruhi baginya untuk membeli atau tidak sebuah Ruko. Feng Shui dipercaya akan mempengaruhi "Hoki" atau tidaknya peruntungan mereka. Sebagian lagi percaya, Feng Shui juga memiliki dasar-dasar keilmuan yang mempengaruhi kondisi bangunan dan kenyamanan bagi penghuni di dalamnya.

Lalu bagaimana dengan Feng Shui dalam Desain Ruko? Bangunan dengan minim ruangan tersebut? Kali ini desain rumah akan membahas tentang hal tersebut. (Sebelumnya, anda juga bisa membaca Ruko Sebagai Investasi paling Menguntungkan)

Ya, memang tidak banyak aturan Feng Shui untuk ruko. Karena tidak banyak ruang dalam yang di olah. Tetapi bukan berarti tidak ada aturan Feng Shui sama sekali. Berikut ini saya akan bahas beberapa pertimbangan Feng Shui dalam pembangunan Ruko.

Tangga 

Jika anda membuat tangga memutar, maka sebaiknya putaran tangga dibuat searah jarum jam. Ini mempengaruhi dalam menangkap rezeki dalam perhitungan Feng Shui. Putaran ini dianggap "Menangkap" rezeki.
Jumlah anak tangga ideal adalah 21 anak tangga. Dengan tinggi ideal adalah  18 cm dan lebar 30 cm.

Toilet

Toilet menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Perhitungan Feng Shui (yang saya tidak mengerti) akan menentukan mana daerah basah/kotor/buruk dan mana daerah kering/Hoki. Toilet harus diletakkan pada daerah buruk.
Letak Toilet tidak boleh menghadap jalan. Ini juga hal penting yang harus diperhatikan.

Pintu dan Jendela 

Lebar dan tinggi pintu diperhitungkan berdasarkan angka HOKI. Lebar pintu, jika ada maka biasanya menggunakan ukuran 88 cm dengan tinggi 210 cm bersih (Openingnya).

Demikian Feng Shui dalam Desain Ruko. Semoga bermanfaat bagi anda. Jika anda tertarik untuk mendesain Ruko maupun Rumah bisa menghubungi saya di 0821 1405 9582

Terima kasih

David Usman Arsitek

Ruko Sebagai Investasi Properti Paling Menguntungkan

Salah satu proyek yang sering saya garap adalah Desain Ruko selain Desain Rumah. Baik Desain Ruko Minimalis maupun Desain Ruko model lainnya. Ruko yang saya Desain dan saya kerjakan kebanyakan berada di daerah Jakarta.

Ruko merupakan investasi properti paling menguntungkan pada saat ini. Ada beberapa hal yang menjadi alasan bagi anda yang ingin berinvestasi dalam properti yang satu ini;

Pertama, Ruko adalah salah satu properti yang mudah dalam penjualan. Ini adalah fakta. Dan syarat untuk itu, Ruko memang harus dibangun di jalan-jalan utama atau di daerah dengan iklim investasi yang baik. Seringkali, ruko sudah habis terjual sebelum pembangunannya selesai 100 persen.

Kedua, dengan mudahnya penjualan Ruko menyebabkan cepatnya Break Event Point atau Balik modal. Tidak seperti investasi lain, semisal Hotel yang butuh bertahun-tahun hingga mencapai BEP.

Ketiga, kenaikan harga yang signifikan. Ruko yang berada di jalan-jalan utama hampir setiap bulan mengalami kenaikan harga. Karena ramainya jalan akan pengaruh bagi investasi. Apalagi jika ada rencana pelebaran jalan. Maka kenaikan ruko akan lebih melonjak lagi.

Keempat, ruko merupakan investasi yang tidak mengenal musim, tidak mengenal trend dan tidak lapuk dimakan waktu seperti halnya investasi properti lainnya. Perkembangan ruko dari hari ke hari semakin menggiurkan bagi para investor.

Demikian bahasan saya tentang Ruko Sebagai Investasi Properti paling Menguntungkan. Jika anda tertarik, ingin men-Desain Ruko anda bisa Hubungi saya di 0821 1405 9582. Dan kami juga memiliki tenaga pekerja yang berpengalaman dengan cepat dan rapi dalam pembangunan Ruko.


Salam

David Usman Arsitek


Friday, 26 December 2014

Membuat RAMP untuk Parkir Basement Gedung atau Rumah

Beberapa waktu yang lalu saya membuat sebuah RAMP untuk sebuah Rumah yang digunakan untuk parkir dalam Basement. Mungkin pengalaman saya ini akan berguna untuk berbagi dalam blog d-sign Rumah ini.

Untuk membuat RAMP dalam sebuah Gedung atau Rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut catatan saya:

1. Parkir dalam sebuah basement Gedung atau Rumah, biasanya diperuntukkan untuk katagori mobil dalam Golongan I (Sedan, Minibus, Pick Up, Jeep, dan sejenisnya). Hampir tidak pernah basement digunakan untuk mobil Golongan diatasnya, kecuali kebutuhan khusus.

2. Ketinggian antara RAMP dengan batas atas (Plafond atau palang) untuk mobil Golongan I ini minimal 230 meter (bersih), diluar perhitungan pipa-pipa utilitas, lampu dan lainnya. Dengan pertimbangan mobil jenis ini memiliki paling tinggi 220 meter. Perhitungan ketinggian pada ramp dihitung tegak lurus dengan kemiringan RAMP.

3. Standar perhitungan kemiringan RAMP digunakan dengan menggunakan mobil jenis yang terendah tinggi dari dasar roda ke body paling rendah. Bila kita coba hitung, standar tinggi mobil jenis sedan terendah antara dasar ban dengan body adalah 13 cm dan standar sedan adalah 15 cm. Pertimbangan tinggi ini untuk mencari sudut tertinggi yang dimungkinkan agar body mobil tidak mengenai RAMP.

4. Perhitungan juga harus mempertimbangkan jarak antar as Roda. Standar mobil sedan antara 2,8 meter sampai 3,2 meter. Sama seperti perhitungan tinggi body, jarak antar as roda juga dipergunakan untuk mencari sudut kemiringan.

5. Terakhir, jarak antara as roda depan dengan bemper depan dan jarak antara as roda belakang dengan bamper belakang. Jarak bamper ke as roda ini diperlukan untuk perhitungan agar bamper depan dan belakang tidak mentok sewaktu naik dari basement atau mendarat ke basement. (Lihat Gambar)


Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka kita bisa menghitung kebutuhan kemiringan RAMP.


Ini adalah posisi kritis dimana mobil berada pada posisi puncak sudut RAMP dengan jarak tengah antar as Roda. Pada posisi ini, sudut RAMP harus dipastikan tidak menyentuh body mobil.


Ini titik kritis kedua, dimana harus dipastikan ketika mendarat pada basement, bamper mobil tidak menyentuh lantai. Kemiringan yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan hal ini. (Lihat tanda merah)


Ini titik kritis ketiga, pastikan ketiga menaiki RAMP bamper mobil depan dan belakang tidak mentok atau menyentuh lantai dan RAMP.

Dalam perhitungan standar, maka akan ditemui bahwa RAMP ideal adalah dengan kemiringan 10 derajat. Dengan kemiringan tersebut, maka titik-titik kritis tersebut diatas akan mampu dilalui oleh mobil jenis sedan terendah (standar) dan mobil sedan dengan jarak bamper depan dan belakang yang panjang.

Lalu bagaimana bila karena suatu tuntutan, RAMP tidak mungkin menggunakan kemiringan 10 derajat? Banyak cara untuk itu, kita akan bahas pada tulisan saya berikutnya.


Terima Kasih


David Usman Arsitek (021) 83843944

Saturday, 15 November 2014

Pipa Pembuangan dalam Kolom atau Slof

Saya sampai tidak habis fikir, bagaimana sebuah rumah yang di desain oleh Arsitek bisa melakukan hal ini, yaitu menempatkan pipa pembuangan kotoran pada sebuah kolom atau dinding yang menembus hingga ke sloof.

Dan anehnya, hal ini umum dilakukan pada banyak perumahan. Memang pada banyak kasus, penempatan pipa seperti ini dirasa lebih simpel dan hemat. Lagi pula, selama ini kebiasaan seperti ini tidak pernah menimbulkan masalah.

Benar, hampir setiap rumah yang melakukan ini biasanya tidak memiliki masalah. Tapi kita bicara bukan hanya masalah kebiasaan, tapi masalah benar atau salah.

Kolom dan sloof terdiri dari 2 komponen yang masing-masingnya memiliki fungsi yang penting. Yang pertama adalah besi, yang berfungsi menahan gaya tarik. Dan kedua adalah beton, yang berfungsi menahan gaya tekan.

Bagaimana bila fungsi salah satunya dikurangi? Maka yang terjadi adalah tidak berfungsinya salah satu, atau setidaknya berkurang kekuatannya. Sedangkan biasanya, perhitungan beban terhadap kolom dan sloof dihitung mepet, alias pas-pasan.



---Kesalahan dalam Pembangunan Rumah berikutnya--->

Friday, 14 November 2014

Topi Jendela di Bawah Oversteak


Dalam desain rumah minimalis, topi-topi adalah salah satu hiasan dalam fasade rumah. Permainan topi, bantalan, tali air dan sedikit variasi batu alam atau marmer umum kita jumpai dalam fasade rumah minimalis.

Tetapi dalam desain, semua desain harus tetap berdasarkan fungsinya. Jika fungsinya tidak ada, atau bahkan menganggu, maka desain itu dianggap sia-sia dan tidak berguna sama sekali.

Bentuk topi jendela yang diletakkan dibawah oversteak, baik oversteak atap maupun oversteak lantai adalah sebuah kesalahan dalam sebuah desain bangunan. Selain tidak berfungsi (baik sebagai penahan air hujan maupun sebagai peneduh dari panas), topi ini juga akan mempersulit dari segi perawatan. Karena diatas topi ini, mudah terjadi kotor yang sulit dibersihkan. Lebih sulit lagi, ketika jarak antara topi dan overstek terlalu dekat.
 

----Kesalahan Desain dalam Bangunan berikutnya---->

Beberapa Kesalahan dalam Disain Rumah

Rumah, kadang walaupun direncanakan dengan baik, dengan Arsitek yang berpengalaman, memiliki kesalahan-kesalahan. Baik disadari maupun tidak.

Uniknya, kesalahan ini terjadi menahun. Dilakukan terus menerus hingga banyak yang tidak menyadari jika hal itu merupakan suatu kesalahan. Ada juga Arsitek yang tidak tahu, tetapi 'ikut-ikutan' membuat kesalahan tersebut.

Baik kita bahas beberapa kesalahan dalam disain rumah.

Bak Bunga di Depan Jendela



Bak bunga di depan Jendela, ditujukan untuk memberi keindahan dan suasana hijau. Banyak dari kita membuat bak bunga itu di depan jendela dalam disain sebuah rumah dan gedung.

Menurut saya, banyak desainer yang tidak mengerti esensi dari perletakkan bak bunga ini. Hingga, hanya menjadi tempelan semata tanpa tau apa fungsi dan konsekuensi dari bak bunga tersebut.

Bak bunga di depan jendela, terutama jendela atas baik di lantai 2 dan seterusnya akan mempersulit perawatan. Baik perawatan bagi rumah itu sendiri, maupun perawatan bagi tanaman yang ditanamnya.

Tanaman harus dirawat dengan melakukan penyiraman. Hal ini sulit tentu sulit dilakukan jika penempatannya dilantai atas? Dan jikapun bisa dilakukan, maka "cipratan" air dan tanah yang ada di bak bunga akan mengotori dinding dan kusen disekitarnya. 

Alhasil, kebanyakan pot bunga, jadi bunga mati dan tidak terawat. Inilah kesalahan disain yang menurut saya seringkali dilakukan.

Ada baiknya, anda pertimbangkan kembali jika ingin melakukan disain seperti ini.


---- Baca Kesalahan dalam Disain Rumah berikutnya ---->

Wednesday, 12 November 2014

Beberapa Konsep Perumahan yang (Mungkin) Belum Terpikirkan

Saat ini, berkembang beberapa konsep Hunian. Mulai dari konsep Kota Wisata, dengan beragam Arsitektur dunia disetiap Cluster atau Blok. Sampai konsep Hunian Kota Mandiri, dengan kelengkapan fasilitas kota yang komplit. Rata-rata, konsep Hunian/Perumahan itu dilaksanakan dalam skala besar dan untuk kalangan atas atau elit.

Lalu bagaimana dengan konsep hunian atau perumahan kecil? Mereka sepertinya lebih kepada pemenuhan mencari keuntungan. Hingga, untuk perumahan kecil yang memiliki luas lahan kecil atau berupa Cluster-cluster lebih terkesan "asal jadi". Bahkan beberapa pengembang, tidak memiliki perencanaan apa-apa. Dan sebagian lainnya hanya mencontek konsep dan bentuk rumah dari beberapa perumahan yang sudah ada.

Padahal, akan terasa lebih apik jika pengelolaan perumahan -meski dalam skala kecil/menengah- dilaksanakan dengan memikirkan konsep hunian yang baik untuk penghuninya. Beberapa pemikiran, akan memberi pilihan yang memuaskan selera pembeli atau penghuni.

Berikut ini adalah beberapa Konsep Perumahan yang terpikirkan oleh saya dan mungkin juga bagi anda, tetapi belum banyak terealisir. Contoh berikut sekedar Ide, yang selebihnya bisa dikembangkan sendiri oleh masing-masing pengembang sesuai kondisi dan lingkungan sekitar perumahan yang akan dibangun.

1. Rumah Tumbuh

Konsep Rumah Tumbuh sering kita dengar dari sebuah pembangunan rumah. Tapi saya sendiri belum pernah dengar konsep ini diterapkan oleh sebuah perumahan. Konsep rumah tumbuh ini, akan membuat pembeli rumah tipe kecil, memiliki kesempatan menambah rumahnya baik vertikal (ke atas/Tingkat) atau Horizontal (Kesamping/belakang/depan) tanpa harus melakukan perombakan berarti terhadap rumah yang dibelinya.

Kita tahu, bahwa banyak -dan hampir semua- perumahan tipe kecil akan mengalami renovasi setelah beberapa tahun ditempati penghuninya. Rasanya, kita perlu mempertimbangkan sebuah konsep rumah tumbuh hingga penghuni dapat berkreasi menambah kamar atau ruangan lainnya dengan tidak banyak mengeluarkan biaya.

Rumah Tumbuh Vertikal

Syarat-syarat untuk bisa tumbuh vertikal/ke atas adalah dengan membuat tiang-tiang bangunan yang berpola dan dengan besaran yang lebih dari pada sekedar kolom praktis.

Pola-pola/Grid kolom akan mempermudah penghuni dalam membuat pola ruang diatasnya. Sementara, kolom yang cukup besar memungkinkan penghuni tidak perlu membuat kolom tambahan (Kolom suntik).

Rumah Tumbuh Horizontal

Untuk rumah horizontal, konsep bisa diatur dengan perletakan ruang yang apik. Misalnya; biasanya sebuah rumah kecil memiliki ruang tamu kecil, ruang makan dan dapur disatukan atau malah tidak ada. Maka perlu sebuah konsep, ketika menambah besar ruang tamu maka ruang tamu yang ada bisa difungsikan sebagai ruang makan dan dapur. Atau misal sebuah ruang tidur akan ditambah, sehingga ruang tidur utama bisa diberikan kamar mandi sendiri, maka pengaturan dan perletakan Kamar Mandi harus diatur agar memungkinkan dapat disatukan tanpa merubah Kamar Mandi itu sendiri.

Organisasi ruang perlu dipikirkan dalam hal ini, sehingga kita bisa menambah ruang seperti Kamar Tidur, menambah Dapur, memperbesar Ruang Tamu dengan leluasa tanpa banyak melakukan renovasi.


2. Dua Rumah Satu Tampak

Jujur, konsep ini pernah saya dengar dari senior saya. Beliau menjelaskan tentang konsep bagaimana sebuah rumah dengan tipe kecil, bila seseorang yang misalnya suatu saat memiliki keinginan untuk membeli rumah di sebelahnya, maka kedua rumah itu akan tampak seperti satu Rumah!

Ini salah satu konsep unik yang perlu dipikirkan juga oleh pengembang. Kejadian seperti ini, yaitu orang yang membeli dua rumah dalam perumahan kecil dengan fasilitas KPR banyak terjadi. Maka, ketika pengembang membuat sebuah konsep perumahan dengan Tampak yang bisa menyatu ketika seorang membeli dua rumah, akan memudahkan penghuni untuk tidak banyak melakukan perubahan pada rumah yang telah ia beli.

Kesatuan ini juga perlu dipikirkan tidak hanya berhubungan dengan Tampak/Fasade, tapi juga kesatuan ruang yang memungkinkan penggabungan akan memberi fungsi pada masing-masing ruang. Misalnya, ketika digabungkan, dengan sedikit perombakan akan menjadikan fungsi Ruang Tamu yang satu menjadi Ruang Tamu dan yang satu lagi menjadi Ruang Keluarga, misalnya.


3. Rumah Islami

Ini yang sangat menjadi konsen saya. Saya seringkali memikirkan sebuah konsep Rumah Islami. Dimana dalam konsep itu tidak hanya memikirkan konsep "Islami" yang umum, yang sering menjadi tulisan, tetapi tidak benar-benar mencapai sasaran. Tetapi konsep Islami yang benar-benar "Islami".

Maksud saya, banyak tulisan mengenai "Rumah Islami" tapi hanya memikirkan bahwa sebuah rumah harus bersih, indah, nyaman bagi penghuni, dll. Padahal, konsep seperti ini adalah konsep umum yang harus ada pada rumah.

Konsep Islami yang saya maksud, bahwa penataan ruang dan bangunan benar-benar mempengaruhi penghuni untuk membangun kehidupan Islami yang sesuai Al-Quran dan Sunah Rasul. Beberapa hal yang mungkin saya bisa tuliskan disini:

- Rumah Islami harus mampu membatasi/menjaga penghuninya dari aurat yang terbuka. Maka konsep "hijab" dalam rumah Islami harus benar-benar membatasi antara ruang publik, semi publik dan privat.

- Ruang makan yang memungkinkan penghuninya menjalankan sunah Rasul. Mampu "memaksa" penghuni untuk tidak makan berdiri, menyuap dengan tangan kanan, dan sebagainya.

- Ruang Tidur harus membuat penghuninya tidur secara sunah. Lampu yang mati ketika hendak tidur, badan miring ke arah Kiblat dan sebelah kanan, dll.

- Kamar Mandi yang tidak menghadap Kiblat dan Ruang Shalat yang jadi "central" sebuah Rumah Islami, sehingga memungkinkan semua penghuni selalu betah dan ingat waktu-waktu sholat.

Itulah beberapa konsep perumahan yang ada dalam "Impian" saya. Dan konsep-konsep lain masih mungkin bisa terpikirkan seandainya saja kita serius memikirkan kebutuhan penghuni dalam membuat sebuah perumahan.

Semoga bermanfaat


David Usman Arsitek (021-83843944)

Saturday, 2 June 2012

Redesign Interior Kamar Hotel

Rumah Idaman kali ini kebetulan sedang mengerjakan beberapa Desain Interior. Gimana kalo kita share di sini. Ya, kita akan share desain Kamar Hotel yang saya 'rahasiakan' tempatnya. Waduh... so main rahasia.

Kamar Hotel yang kita re-desain ini memang terkesan gelap dan 'sumpek' (atau memang sengaja di bikin remang-remang ya :)... ). Dengan interior dominasi warna coklat kayu yang mulai terlihat kusam, ditambah dengan banyaknya elemen ruang yang mempersempit ruang, semakin membuat sumpek.

Kira-kira, beginilah layout existing dari Kamar Hotel tersebut:


Di bagian belakang layout, ada sebuah meja setinggi 75 cm dengan lebar 60 x 60, ada sebuah kursi dan sebuah lemari TV dengan TV Tabung 21 Inc. Terkesan penuh di bagian belakang.

Lantai kamar dari karpet berbulu dan berwarna coklat, yang bisa dibilang sudah kumuh pula.

Di bagian tengah kamar ada tempat tidur yang perlu di -Refinishing- tentu, karena juga sudah terlihat tua.

Begitu pula Lemari dan Meja Rias di bagian depannya.


Membuat Terkesan Luas

Membuat desain yang terkesan luas, hal pertama yang dilakukan adalah... jangan bikin sempit! Dengan memberi warna cerah, maka kita tidak membuat ruang terlihat sempit. Supaya juga tidak bikin sempit, buang sebagian barang yang tidak berfungsi atau membuat sesak ruang. Hal lain, adalah pengaturan cahaya hingga tidak membuat kesan kusam dan remang... (kecuali kalo memang yang niat ber -remang-remang- di kamar Hotel ... :) ).


Langsung Saja

Wah, salah ya? Kok Langsung Saja jadi Sub Judul. Biar deh. Saya membuat beberapa perubahan pada kamar hotel tersebut dengan beberapa item:

- Cat dinding yang tadinya berwarna Cream, saya ganti dengan cat putih.
- Cat kayu dengan lapis melamic dengan sangat terpaksa saya ganti dengan warna kombinasi putih dan abu-abu yang cenderung ke warna Hitam dengan finishing Duco, sebab finishing melamic membutuhkan kerja keras yang tinggi dan pengecatan yang berkali-kali.
- Kombinasi warna merah menyala, menghidupkan suasana ruang.
- Meja makanan di bagian belakang, saya 'pangkas' hingga menjadi meja kecil dengan tinggi 40 cm.
- Meja TV saya 'buang' (kalo di kasih manajer hotelnya, boleh juga di buang ke rumah saya...). Karena terkesan 'gendut' dan 'tidak bermoral'.
- Dibanding dengan refinishing meja TV yang bisa mencapai harga Rp. 2 juta, gimana kalo kita ganti saja TV dengan LCD? Selain menghemat tempat, juga agar terlihat lebih modern. (haree genee masih pake TV Tabung?)...
- Sofa di bagian belakang yang cuma satu, membuat 'iri' tamu yang rata-rata datang berdua. Sampe-sampe mereka main gebuk-gebukan di kasur untuk memperebutkan itu kursi. Jadi saya pikir perlu sebuah sofa yang minimal bisa menampung 2 penumpang... tarik mang...
 - Gordyn dengan model yang ditutupi kayu, menambah berat ruang. Jadi saya ganti dengan yang lebih ringan.
- Drop Ceiling yang ada di atas jendel dan juga di atas lemari baju saya ganti dengan drop ceiling di atas tempat tidur agar terkesan 'akrab'.
- Karpet yang mulai terlihat kumuh memang sudah diniatkan oleh manajemen Hotel untuk di ganti dengan Marmer. Hingga saya hanya menambahkan permadani di bawah tempat tidur. 
- Dan perubahan-perubahan lain yang mungkin saya lupa untuk menuliskannya.

Hasilnya, mudah-mudahan tidak mengecewakan:

Suasana sebelumnya (aslinya) :

 Sayang sekali ternyata teman saya nggak pintar memotret... 

Hasil re-Design :

Demikian, semoga bermanfaat baik bagi anda... terutama bagi saya, kali aja kebanjiran permintaan Desain Interior...

Arctek Vision/David Usman 02183843944

Friday, 25 May 2012

7 Prinsip Desain Arsitektur : Unity atau Kesatuan

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

Akan mudah bagi kita untuk mencerna makna kesatuan dalam keseragaman atau kesamaan unsur atau kelompok. Bila sekelompok anak sekolah dengan baju putih biru berkelompok, itu adalah sebuah kesatuan. Bila sekumpulan bebek bergerombol, itu adalah kesatuan. Begitu pula batang dari daun kelapa yang di jadikan sapu lidi, itu adalah kesatuan.

KESATUAN













Tapi kita menemukan juga kesatuan yang lain. Yang dalam prakteknya malah lebih sering terjadi, yaitu kesatuan dari unsur-unsur yang berbeda. Tentunya, hal ini tidak bisa dihindari dalam desain Arsitektur.

Dibutuhkan sebuah "Pengikat" untuk menyatukan segala macam unsur. Pengikat inilah yang membentuk unsur-unsur menjadi sebuah "KESATUAN atau UNITY".

Dibawah ini sebuah contoh:

Bukan KESATUAN karena perbedaan bentuk


Di "Ikat" menjadi satu, dengan sebuah elemen pengikat

Contoh yang lebih komplek, misalnya sebuah kelompok bangunan di sekolah atau Kampus. Dengan bentuk yang beragam, mereka perlu di "Ikat" dalam kesatuan warna, ciri khas tertentu misalnya cat lisplank berwarna biru, atau kesamaan Arsitektur lainnya.

Catatan:

Tulisan ini hanyalah sebagai perangsang, bukan teks book. Hingga untuk detail anda memang harus mencari sumber buku referensi.

Terima kasih

Thursday, 17 May 2012

Jasa Desain Rumah Idaman Online

Jasa Desain Rumah Idaman Online adalah jawaban atas kebutuhan Desain Rumah yang simple, mudah dan cepat. Selain itu, jauhnya jarak antara Desainer/Arsitek dan Owner menjadi kendala bagi sebuah Desain Rumah Idaman. Karena itu, sebagai bentuk kepedulian kami atas Jasa Desain Rumah maka kami membuat program Jasa Desain Rumah Idaman Online.

Sebelumnya, mungkin anda akan bertanya kenapa butuh seorang Desainer untuk rumah anda? Karena perencanaan yang matang bagi Rumah Idaman anda, tidak hanya membuat pengerjaan jadi terarah dan sesuai impian tetapi juga biaya yang anda keluarkan lebih murah ketimbang bila anda membangun tanpa perencanaan!

Berapa Biaya yang Harus Anda Persiapkan

Harga kami tidak terlalu tinggi. Mungkin pula tidak terlalu rendah, karena kami harus memikirkan profesionalitas kami. Karena motivasi kami adalah membantu anda mewujudkan Desain Rumah Idaman Anda.

Untuk Rumah dengan luas KURANG dari 50 M2 kami hanya mengenakan biaya Desain  yaitu Rp. 35.000 /M2.

Untuk Rumah dengan luas LEBIH dari 50 M2 hingga 100 M2 kami mengenakan biaya Desain Rp. 30.000 /M2.

Untuk Rumah dengan luas LEBIH dari 100 M2 kami mengenakan biaya Desain Rp. 25.000 /M2.

(Untuk bantuan Profesional langsung ke Lapangan (Tidak Online) kami mengenakan biaya Transportasi dan Konsultasi)

Biaya Jasa Desain Rumah Idaman Online dibayar Rp. 200.000 saat anda mengirimkan Gambar Site/Lokasi/Tanah yang artinya permintaan Desain telah anda ajukan, dan sisanya dibayar saat pengiriman Gambar Denah, Tampak dan 3D pertama.


Yang anda dapatkan dari HARGA DESAIN di atas adalah: 

- Gambar Denah (Lantai 1 dan Lantai 2 bila ada).
- Gambar Tampak Depan, Belakang, Samping Kanan dan Kiri. 
- Gambar 3D Google Sketchup.
- Konsultasi Online (email dan SMS/BBM atau Telpon bila diperlukan).
- Perubahan gambar sebanyak 1 kali (Max.) bila gambar pertama tidak memenuhi selera anda.




Yang tidak termasuk dari HARGA DESAIN di atas adalah: 

- Gambar IMB (Rp. 350.000 perlembar A1)
- Gambar kerja (Rp. 125.000 perlembar A3)
  (Denah, Tampak, Potongan melintang dan memanjang, Gambar Rencana Atap, Denah Pondasi.).
- Gambar Detail (Rp. 125.000 perlembar A3)
  (Detail Pondasi, Detail Atap, Detail Pintu dan Jendela, Detail KM/WC).
- Gambar Detail Utilitas dan Elektrikal. (Rp. 125.000 perlembar A3)
  (Gambar Rencana Air Bersih dan Air Kotor, Gambar Rencana Listrik, Gambar Detail Septic Tank dan Rembesan.). 
- RAB (Rencana Anggaran Biaya). (Rp. 200.000,-)
- Jasa pengiriman bila anda ingin Print Out Gambar.
(Dimungkinkan bila meminta Gambar Desain saja, atau Gambar Desain berikut Gambar IMB, atau Gambar Komplit tanpa RAB, atau Semua Gambar dan RAB). 



Data yang anda HARUS persiapkan:

- Ukuran panjang dan lebar tanah. (Terperinci, lebar kanan-kiri, panjang kanan-kiri. Kami TIDAK MENERIMA gambar site dengan SKALA yang tidak diperinci LEBAR dan PANJANG. Karena perbedaan skala sedikit saja akan menghasilkan luas yang berbeda.).
- Peta situasi di kanan, kiri, depan dan belakang
- Arah mata angin (Utara).
- Permukaan tanah (Rata, Bergelombang atau mendaki)
- Situasi lingkungan, apakah perumahan atau di perkampungan.
- Lebar jalan di muka rumah.
- Aliran air kotor (selokan di Site/Lingkungan)
- Luas Bangunan yang anda inginkan 
(Akan lebih baik bila berupa denah situasi dan dilampirkan di email ke davidusman(at)arctek-vision.com)



Data Rumah yang anda inginkan (OPTIONAL):

- Banyaknya Kamar Tidur
- Banyaknya Kamar Mandi
- R. Tamu dan R. Keluarga
- Dapur dan KM/WC
- Carport atau Garasi yang anda perlukan
- Tipe Rumah yang anda inginkan (Modern, Klasik, Minimalis, Mediteran, dll). Contoh gambar rumah yang menarik bagi anda bisa saja dilampirkan sebagai bahan pertimbangan desain (bukan untuk di contek!).

Data Pribadi anda dan Keluarga (OPTIONAL): 

- Agama
- Suku

- Jumlah Anggota Keluarga
- Umur masing-masing anggota Keluarga
- Pekerjaan masing-masing anggota keluarga
- Hobi

Permintaan Khusus (OPTIONAL): 

- Misalnya Ruang Tamu yang besar, atau Ruang Keluarga yang Luas.
- KM/WC yang besar.
- Dapur yang menghadap ke Timur, misalnya.
- dll.

Pada intinya, semakin banyak data yang kami bisa himpun semakin mudah dalam mendesain RUMAH yang sesuai IDAMAN anda.


Ketentuan, Syarat dan Perjanjian bisa di BACA di SINI


Demikian Terima Kasih


David Usman Arsitek (02183843944, PIN 7FD243DF8, GTalk dapitdong, Yahoo Messengger dapitdong(at)yahoo.co.id).